Laman

ANIME WORLD

Senin, 04 April 2011

Ichigo kurosaki

Ichigo Kurosaki (黒崎 一護
Kurosaki Ichigo) adalah
karakter utama dari serial
manga dan anime Bleach.
Seri anime dan manga
Bleach dimulai saat Ichigo
menerima kekuatan
shinigami karena bertemu
dengan Rukia Kuchiki,
seorang shinigami yang
ditugaskan untuk
mematroli Kota Karakura.
Karena menyerahkan
kekuatannya kepada
Ichigo, Rukia tidak
memiliki kekuatan lagi,
oleh karena itu, Ichigo
ditugaskan untuk
menggantikan tugas Rukia
sebagai dewa kematian
untuk sementara waktu.
Ichigo harus melindungi
orang-orang dari arwah-
arwah jahat yang disebut
hollow, dan mengirim
arwah-arwah baik yang
disebut plus ke Soul
Society. Menurut jajak
pendapat popularitas
karakter dari majalah
Shonen Jump, karakter
Ichigo selalu mendapat
peringkat teratas sebagai
karakter paling populer
dalam manga Bleach.
Profil
Ichigo adalah seorang
remaja berusia 15 tahun
yang senantiasa mencoba
untuk menjadi berbeda
dan anti-sosial. Itulah
alasan mengapa ia selalu
tampak bersungut-
sungut. Akan tetapi,
seiring berjalannya cerita,
dibalik penampilan dan
sikapnya yang kasar, ia
menjadi semakin baik hati
dan pandai. Rambut
oranye Ichigo adalah
warna alami, dan hal ini
menyebabkan ia selalu
diganggu dan diajak
bertengkar oleh para
kakak kelasnya di sekolah.
[1] Ichigo menyatakan
bahwa ia tidak peduli akan
apa yang orang lain
pikirkan (tentang warna
rambut ataupun hal
lainnya) dan tampaknya
menyukai bertengkar
dengan para
penggencetnya.
Ichigo juga adalah
seorang pelajar yang
berbakat, ia menempati
peringkat ke-23 dari 322
pelajar di sekolahnya.[2]
Ichigo selalu belajar
dengan teratur dan tidak
pernah mengabaikan
tugas-tugas sekolahnya,
hanya karena ia tidak
memiliki pekerjaan lainnya
yang lebih menyenangkan
di rumah. Lambat laun,
terungkap dalam cerita
bahwa Ichigo bekerja
keras hanya karena ia
ingin membuat para
guru-gurunya yang selalu
mengasosiasikan dirinya
yang berambut oranye
dan sering bertengkar
sadar bahwa sebenarnya
ia adalah pelajar yang
baik.
Ichigo memiliki
kemampuan aneh untuk
melihat arwah, yang
disebabkan oleh kekuatan
spiritual yang selalu ia
miliki. Setelah bertemu
dengan Rukia Kuchiki,
kekuatan spiritual Ichigo
yang tadinya terkunci
menjadi terbuka, dan ia
mengeluarkan kekuatan
spiritual yang amat besar,
yang bahkan dirinyapun
tidak dapat
mengendalikannya. Oleh
karena kekuatan spiritual
yang amat besar inilah,
teman-teman Ichigo yang
tadinya normal, tiba-tiba
jadi memiliki kekuatan
spiritual juga, dikarenakan
kedekatan mereka dengan
Ichigo. Teman-teman
Ichigo yang selalu ter-
ekspos energi spiritual
Ichigo menjadi sadar
secara spiritual, bahkan
masing-masing jadi
memiliki kekuatan unik
sendiri-sendiri.
Ichigo tinggal bersama
ayahnya, Isshin Kurosaki
dan dua adik
perempuannya, Yuzu dan
Karin. Ayahnya memiliki
sebuah klinik kecil di
rumah mereka, dan
seluruh anggota keluarga
Kurosaki bekerja disana.
Ayah Ichigo digambarkan
sebagai seorang ayah
yang lucu dan komikal,
walaupun seringkali
menantang Ichigo dengan
serangan-serangan fisik
dan mengomelinya
apabila terlambat saat
makan malam.
Sedangkan kedua adik
perempuan Ichigo
memiliki kemampuan
melihat arwah, walaupun
kemampuan mereka tidak
setingkat Ichigo. Mereka
juga lebih 'normal'
dibanding ayah mereka.
Ichigo menyukai cokelat
dan makanan pedas.
Selebritis favoritnya adalah
Al Pacino dan Mike Ness,
dan orang yang paling ia
kagumi adalah William
Shakespeare.[3] Ia juga
merasa resah dan tidak
nyaman apabila berada di
dekat wanita yang
telanjang atau
berpenampilan terbuka.
Nama Ichigo, dalam
bahasa Jepang memiliki 2
pengertian. Pertama,
Nama Ichigo, apabila
dipisah menjadi ichi dan
go dan ditulis
menggunakan huruf kanji,
ichi ( 一) dan go (五),
memiliki arti 1 dan 5 atau
dengan kata lain, 15.
Angka-angka tersebut
merupakan angka-angka
yang sering muncul
dalam manga Bleach.
Kedua, apabila nama
Ichigo ditulis
menggunakan huruf
katakana ( イチゴ), memiliki
arti "buah arbei". Nama
Ichigo sebenarnya
merupakan nama anak
perempuan di Jepang, dan
waktu penjaga gerbang
Jidanbō mencibir Ichigo
tentang hal ini, Ichigo
dengan bangganya
menyatakan bahwa
namanya ditulis dengan
menggunakan huruf kanji
ichi ( 一) yang berarti "satu"
dan go (護) dari kata
"pelindung". Ayah Ichigo
pernah mengatakan
bahwa nama Ichigo
berarti "ia yang
melindungi".
Riwayat
Ibu Ichigo, Masaki
Kurosaki, mulai
membawa Ichigo pergi ke
sebuah dojo untuk belajar
karate sejak Ichigo berusia
4 tahun. Disana, Ichigo
bertemu dan bertarung
dengan Tatsuki Arisawa,
dimana pertama-
tamanya, Ichigo kalah
bertarung dengannya.
Setiap kali ia kalah, Ichigo
selalu mulai menangis,
tetapi begitu ibunya
datang dan
menghiburnya, ia
langsung berhenti
menangis. Hal ini
dikarenakan kedekatan
Ichigo dengan ibunya
yang amat mendalam.
Menurut Tatsuki, Ichigo
adalah anak bertubuh
kurus yang kelihatan ceria,
dan selalu tersenyum
ketika bersama ibunya.
Sewaktu Ichigo berusia 9
tahun, hollow bernama
Grand Fisher membunuh
Masaki. Namun Ichigo
tidak mengetahui sebab
kematian ibunya ini
sampai bagian tengah dari
awal jalan cerita Bleach
(sekitar volume ke-4
manga). Setelah kematian
ibunya, Ichigo menjadi
uring-uringan, dan terus-
menerus berdiri di tepi
sungai dimana ibunya
terbunuh selama berhari-
hari. Kematian Masaki
mengubah segalanya
dalam keluarga Kurosaki -
Karin menjadi keras hati
dan tidak cengeng, dan
Yuzu mengambil-alih
tugas rumah tangga.
Sebelum mengetahui soal
Grand Fisher, Ichigo selalu
merasa
bertanggungjawab atas
kematian ibunya, dan
menyalahkan dirinya
karena berjalan terlalu
dekat dengan tepi sungai
sehingga ibunya harus
menyelamatkan Ichigo
dan pada akhirnya,
mengorbankan dirinya.
Bahkan setelah insiden
inipun, kematian Masaki
terus menyebabkan
Ichigo merasa bersalah
jikalau ia tidak mampu
melindungi orang-orang
yang dekat dengannya.
Karena perasaan bersalah
ini, Ichigo berjanji untuk
mendapatkan kekuatan
sehingga ia bisa
melindungi orang-orang
yang dicintainya.
Tiga tahun sebelum jalan
cerita utama, Sora, kakak
laki-laki dari Orihime Inoue
meninggal di klinik
Kurosaki karena luka-luka
yang disebabkan dari
kecelakaan mobil. Ichigo
melihat Orihime menangis
untuk kakaknya,
walaupun ia belum
mengetahui bahwa gadis
kecil yang dilihatnya itu
adalah Orihime sampai
beberapa waktu sebelum
jalan cerita utama.
Sewaktu di bangku SMP,
Ichigo bertemu dengan
Yasutora Sado, yang pada
waktu itu bersekolah di
SMP Mashiba. Yasutora
menolong Ichigo pada
saat ia terjebak dalam
perkelahian. Ichigo
memanggil Yasutora
"Chad" karena pada
kalung nama yang ia
kenakan, tulisan yang
tertera disana dapat dibaca
"Sado" atau "Chado".
Walaupun Yasutora
mengoreksinya berulang
kali, Ichigo tetap
memanggilnya "Chad".
Chad adalah seseorang
yang sangat kuat secara
fisik, namun ia pernah
berjanji pada kakeknya
sewaktu kecil bahwa demi
kebaikannya, ia tidak akan
berkelahi. Namun, karena
selalu menolak ajakan
berkelahi, ia malah jadi
sering dipukuli. Setelah
mengetahui hal ini, Ichigo
bersepakat dengan Chad
untuk bertarung dan
berkorban untuk satu
sama lain. Ichigo berjanji
untuk bertarung demi
orang-orang yang dicintai
Chado, dan begitu pula
sebaliknya, Chado berjanji
untuk bertarung dan
berkorban demi
melindungi orang-orang
yang dekat di hati Ichigo.

Tidak ada komentar: